You are here: Home » Bahan Alami Kesehatan » Manfaat Daun Dewa sebagai Tanaman Obat | Obat semua Penyakit

Manfaat Daun Dewa sebagai Tanaman Obat | Obat semua Penyakit

manfaat daun dewa

manfaat daun dewa

Manfaat daun dewa sebagai tanaman obat segala penyakitDaun dari tanaman Dewa gynura procumbens atau singkatnya disebut daun dewa adalah sejenis daun yang dipercaya dapat menyembuhkan kanker. Daun dewa memiliki kandungan asparaginase (enzim yang menghambat protein dengan cara menghidrolisis asparagin) selain itu daun dewa mengandung asam amino—cara kerjanya adalah dengan mengubah dirinya menjadi asam aspartat dan amonia untuk dapat mencegah sel-sel kanker atau tumor. Kandungan lain yang terdapat dalam daun dewa adalah alkaloid, saponin, flavonoid, dan tannin yang dapat difungsikan sebagai antikanker dan antioksidan.

Hal ini mendorong penelitian oleh 3 ilmuwan dari Fakultas Farmasi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Drs Edy Meiyanto, Dr Sugiyanto, dan Drs B. Sudarto yang menggunakan metode new born mice (tikus yang baru lahir) untuk menguji penghambatan karsinogenitas (zat yang dapat meningkatkan resiko kanker) pada tikus. Ternyata, ekstrak etanol (benzo(a)piren) yang terkandung mampu menghambat pertumbuhan tumor paru sebesar 23% pada mencit atau tikus.

Masyarakat Thailand sering kali menggunakan daun ini untuk obat antiinflamasi, anti radang, rematik, dan penyakit virus lainnya. Seorang peneliti bernama Zhang XF dan Tan BK dari fakultas Farmakologi National University of Singapore ketika melakukan penelitian terhadap tikus percobaan yang diberi ekstrak daun ini sebanyak 50mg/hari, 150mg/kg, dan 300mg/kg secara rutin selama 7 hari  menyebutkan bahwa ekstrak daun ini mampu mengontrol kadar kolesterol dan trigleserid pada tikus. Dosis 150mg/kg merupakan dosis yang optimum untuk mengontrol menurunkan kadar kolesterol dan trigliserid pada tikus. Daun dewa ini mampu mengobati memar, telat haid, infeksi kerongkongan, menghentikan pendarahan, pembengkakan payudara, serta gigitan hewan berbisa. Sedangkan umbinya mampu untuk menghilangkan pembekuan darah, patah tulang, bengkak, dan pendarahan usai melahirkan. Tanaman dewa ini bersifat netral, antikoagulan(zat untuk pencairan gumpalan darah, perangsangan sirkulasi, penghentian perdarahan), antitoksik(pembasmi racun), antipretik(penurunan suhu tubuh untuk kembali normal). Selain itu, tanaman ini bila ditumbuk halus akan menjadi obat untuk kutil karena mengandung saponin yang bersifat hemolitik(memecah sel darah merah). Adanya kutil disebabkan oleh sel-sel jaringan yang sudah pecah namun tidak dapat dibersihkan dan dibuang keluar tubuh melalui ginjal. Saponin mampu mengatasi hal tersebut dengan memecahnya dan membersihkannya secara paksa. Satu hal lagi yang tidak dapat dilupakan dari daun dewa, daun dewa dapat dijadikan lalapan segar saat makan. Tanaman herbal ini mengandung minyak atsiri yang memunculkan rasa khas bila telah dilumat. Kebiasaan mengonsumsi daun ini dapat menyembuhkan penyakit ginjal dan mengecilkan tumor bagi seseorang yang memiliki penyakit tersebut.

Dari sejak jaman penjajahan, tanaman dewa yang berasal dari Myanmar ini sudah banyak  digunakan orang-orang betawi sebagai bahan pengobatan. Tanaman ini memiliki daun yang bergerigi seperti perhiasan baju para dewa. Nama lain dari tanaman dewa adalah beluntas cina karena tanaman ini masih satu kerabat dengan Pluchea indica. Di cina Tanaman dewa disebut samsit atau sanqicao. Bentuk tanaman ini tegak tinggi sekitar 50-100cm, batang berwarna hijau, bila sudah tua bercabang banyak, daunnya banyak berkumpul di bagian bawah dan agak jarang pada ujung batang atas. Ciri daunnya adalah daunnya yang tunggal, berdaging, berbulu, dan berbentuk mirip segitiga hingga bulat telur. Tulang daun menyirip, warna permukaan atas hijau tua, bagian bawahnya berwarna hijau muda. Daun tanaman dewa memiliki panjang sekitar 8—20 cm, dan lebar 5—10 cm. Bunganya berada pada ujung tangkai dan berbentuk bonggol, berwarna oranye kemerahan namun dengan bau kurang sedap. Sedangkan akarnya membentuk umbi berwarna keabu-abuan dengan diameter 3 cm dan panjang 3—6 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *