You are here: Home » Efek Samping » Masih Berani Minum Air Dingin? Fakta tentang Air Dingin

Masih Berani Minum Air Dingin? Fakta tentang Air Dingin

akibat minum air dingin

akibat minum air dingin

Masih berani minum air dingin? fakta tentang air dingin –

Air dingin bikin gendut? Fakta air dingin Simak penjelasannya

“Air dingin bikin gendut?”  Pertanyaan ini sudah lama viral di Indonesia terutama di kalangan kaum hawa yang mendambakan tubuh ramping ideal, sebenernya bener ga sih air dingin menyebabkan kegedutan?  Jawabannya “enggak”. Nah loh bingung, meski dengan teori-teori aneh tentang air dingin yang nyebabin kegendutan, kalian mesti percaya gaes kalo air dingin itu sah-sah aja diminum bahkan ketika kalian diet. Berikut fakta-fakta air dingin yang bakal bikin kamu tercengang:

  1. Air dingin “tidak” menyebabkan kegendutan

Jadi awalnya kenapa orang-orang selalu tanya “air dingin bikin gendut ga sih?” adalah karena teori yang menyatakan bahwa ketika air yang bersifat dingin masuk ke dalam tubuh maka secara otomatis akan membekukan lemak-lemak dalam tubuh sehingga menambah massa tubuh. Padahal teori yang benar adalah ketika air dingin masuk sampai ke dalam perut dan bertemu lemak, air tersebut sudah tidak dalam suhu dingin lagi karena telah mengalami penyetaraan suhu yang sesuai dengan tubuh. Teori yang benar berikutnya adalah baik air putih panas maupun dingin memiliki kandungan kalori sebanyak 0 gram karbohidrat, 0 gram lemak, bahkan untuk air tertentu juga mengandung sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Air dingin juga dapat menyebabkan tubuh bekerja lebih keras untuk memproduksi panasadsb sehingga dapat membakar kalori dalam tubuh.

  1. Air dingin tidak menyebabkan seseorang untuk langsing (catet)

Yap! Meski tubuh memproduksi panas untuk penyetaraan suhu air dingin yang berakhir pada pembakaran kalori tubuh, tidak lantas membuat teori bahwa air dingin dapat melangsikan. Pada kenyataanya, jumlah kalori yang dibakar untuk penyetaraan suhu sangat sedikit jumlahnya sehingga dapat diabaikan.

  1. Air dingin menyebabkan perut buncit dan sulit pencernaan

Air dingin tidak menyebabkan kegendutan bukan berarti tidak dapat menyebabkan ke-buncit-an juga ya gaes. Hal ini wajar karena ketika air dingin masuk ke dalam perut diperlukan proses penyetaraan suhu yang semuanya dikontrol oleh bantalan lemak perut yang ada dalam lambung. Semakin sering seseorang meminum air yang bersifat dingin maka semakin tebal pula bantalan lemak perut yang tujuannya adalah mempercepat penghangatan air tersebut. Perut akan semakin besar atau buncit dan pencernaan terganggu akibat hambatan bantalan.

  1. Air dingin menyebabkan kembung

Efek dari dingin yang terdapat dalam air ini akan merangsang otot dan enzim dalam tubuh untuk melakukan proses penghangatan sehingga akan menimbulkan gas dalam lambung sesuai berapa banyak air dingin yang diminum.

  1. Air dingin tidak menyebabkan kanker Rahim

Satu hal lagi, pernyataan paling hits di dunia wanita yang lagi haid. “Air dingin menyebabkan kanker rahim ketika diminum saat haid karena dapat membekukan sebagian darah haid membeku dan menempel di dinding rahim yang dalam kurun waktu 5-10 tahun” and then I say “NO!“. Kenapa? Karena memang keduanya tidak memiliki keterkaitan. Mari sedikit kita bahas mengenai hal ini.

Kanker Rahim atau kanker endometrium(lapisan dalam rahim) adalah sebutan penyakit kanker yang berada dalam Rahim(organ berbentuk pir dalam panggul wanita tempat bayi tumbuh saat wanita hamil). Gejalanya adalah keputihan atau perdarahan secara tidak normal, dan rasa nyeri maupun pegal disekitar panggul. Jika kamu mengalami gejala ini selama dua minggu atau lebih, periksalah ke dokter karena ini menunjukan tanda-tanda penyakit ini. Pencegahan kanker Rahim dilakukan dengan menggunakan pil KB, melakukan pola hidup termasuk makan dan olahraga yang teratur, dan melakukan terapi penggantian hormone estrogen menjadi progesterone serta konsultasi secara rutin pada dokter.

Lalu bagaimana hubungan antara haid dan air dingin? Haid atau menstruasi adalah proses meluruhnya bagian dinding Rahim dalam karena tidak mengalami pembuahan. Haid berkaitan dengan hormon estrogen(senyawa steroid sebagai hormon seks wanita). Hal ini berarti haid atau menstruasi berhubungan dengan sistem reproduksi manusia sedangkan minum air es berkaitan dengan sistem pencernaan. Keduanya saling terpisah, jaditidak ada alasan lagi untuk mengatakan minum air es atau air dingin saat haid dapat menyebabkan kanker rahim.

Yap! udah jelas kan sekarang gimana pengaruh air dingin buat tubuh kita? Tetap konsumsi secara bijak ya gaes. Jangan lupa jaga pola makan, rutin olahraga, istirahat yang teratur. Salam sehat jasmani 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *